Ikan Hias Frontosa

Ikan Frontosa
Frontosa adalah ikan yang memiliki keindahan warna biru metalik dan kepala nonong. Ikan ini memiliki nama latin cyphotilapia frontosa. Cypho berasal dari bahasa yunani yang berarti nonong. Tilapia berarti ikan dan berasal dari bahasa penduduk yang berada di sekitar danau Ngami di Afrika. Sedangkan frontosa berasal dari bahasa latin yang berarti “memiliki bagian depan kepala yang besar”.
    Habitat asli frontosa adalah di danau Tanganyika di bagian timur Africa. Frontosa hidup di kedalaman 10-70 m. Mereka hidup berkelompok.
    Ikan ini bisa hidup di air di atas pH normal(7.8-9.5) dengan suhu sekitar 24 derajat celcius. Dalam hal makanan mereka tidak banyak memilih. Mereka bisa dikasih pelet, udang, ulat, dan jenis-jenis makhluk hidup air lainnya. Frontosa bukanlah ikan yang mengejar mangsanya dengan agresif seperti lou han. Ikan ini sangatlah pelan dalam bertindak. Mereka aktif pada saat-saat yang agak gelap (pada saat sinar tidak begitu terang).

    Frontosa jantan bisa bertumbuh mencapai 30-35 cm sedangkan betina berukuran lebih kecil. Baik jantan maupun betina memiliki nonong yang akan bertumbuh makin besar semakin dewasa. Jantan memiliki nonong yang lebih besar dari betina.

    Di dalam aquarium ikan ini sebaiknya di tempatkan di dalam grup yang terdiri dari satu jantan dan dua atau lebih betina. Aquarium seharusnya di kasih banyak batu yang membentuk seperti goa. Tempat ini dibutuhkan oleh si jantan untuk menghindar tetapi betina biasanya tidak butuh tempat persembunyian semacam ini. Batu-batu harus dalam posisi yang kuat karena ikan ini cukup bertenaga. Didalam aquarium 750 liter, kita bisa menempatkan 10 atau lebih frontosa.

    Ikan ini tidak terlalu susah untuk di pelihara tetapi kesabaran sangat di butuhkan disini karena ikan ini cukup lama besarnya. Frontosa yang berukuran satu inci akan memakan waktu tiga sampe empat tahun untuk siap bertelur. Ikan ini menyimpan telur yang di buahi didalam mulut.
    Tidak seperti jenis cichlid lainya, ikan ini tidak akan berantem atau menggetarkan badan serta tidak ada perubahan warna dan pengejaran pada saat kawin. Ketika si betina siap untuk bertelur, dia akan memberi tanda kepada si jantan dan kemudian si jantan akan mencari tempat untuk bertelur. Tempat ini biasanya merupaka lubang pada pasir. Setelah menemukan tempat yang cocok, si jantan akan mengeluarkan sperma dan si betina akan mengeluarkan telur-telur. Kadang-kadang si betina meninggalkan tempat bertelur untuk menandakan perlu tambahan sperma dari si jantan. Mereka akan ganti-gantian mengeluarkan telur dan sperma di tempat bertelur.

    Pada saat si betina mengangkat telur-telur masuk ke dalam mulut, si jantan akan berpatrol di sekitar daerah tersebut dan akan menyerang makhluk air tawar di sekitar daerah tersebut yang mencoba mendekati. Setelah si betina mengangkut semua telur ke dalam mulut, dia akan mencari tempat perlindungan dan meninggalkan grup (frontosa biasanya hidup pergrup). Telur akan “menetas” setelah 3-4 hari dan anak-anak akan tetep berada di dalam mulut hingga 4-4.5 minggu. Mereka di lepaskan setelah mencapai ukuran 10-15 mm. Awal-awal, mereka pada umumnya tumbuh dengan cepat apabila di beri makan dan air di ganti secara teratur. Frontosa terdiri dari beberapa jenis, diantaranya: Jenis-jenis Frontosa 


    Category Article ,

    What's on Your Mind...

    Entri Populer

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Komentar

    Google Ping My page rank Ping O-matic Pingonat

    Koleksi Budidaya

    Download